Orientasi Lingkungan Madrasah

12 November 2016 Berita
Berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kini masa orientasi siswa (MOS) berganti istilah menjadi masa pengenalan lingkungan sekolah/madrasah (MPLS/MPLM). Pergantian istilah ini disambut positif oleh orang tua peserta didik. Bersamaan dengan hari pertama sekolah (Senin, 18/7) hampir setiap sekolah dipadati oleh kerumunan orang tua yang mengantar putra-putrinya ke sekolah seperti yang dianjurkan oleh Bapak Anies Baswedan selaku Mendikbud. Fenomena ini juga terlihat di lingkungan Madrasah Pembangunan UIN Jakarta.

Pembukaan MPLM tingkat Tsanawiyah baru dilaksanakan sehari setelahnya (Selasa, 19/7). Bapak H. Djamalludin, M.Pd selaku wakil direktur berpesan agar peserta didik baru dapat mengenali lingkungan Madrasah Pembangunan UIN khususnya. “MOS diganti dengan MPLM, diselenggarakan oleh guru, dibantu OSIS. Tujuan MPLM ini untuk dapat mengenali lingkungan madrasah dan fasilitas di dalamnya. Tidak ada perpeloncoan lagi, kegiatan bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan,”  tambahnya.

Menyusung tema “MPLM membentuk pribadi peserta didik yang cerdas, disiplin, dan berakhlak mulia.” Momon Mujiburrahman, M.A. selaku wakasis, mewajibkan peserta didik baru untuk memilih minimal 1 ekstrakurikuler dari 21 mata ekskul dengan melihat bakat dan minat yang dimiliki masing-masing. Selama 3 hari peserta MPLM mengikuti serangkaian sosialiasi, mulai dari kepengurusan OSIS, bidang kurikulum, ketatausahaan, kesiswaan dan ekskul, SIDP, perpustakaan, BK, kepramukaan dan baris-berbaris yang dikomandoi oleh Nabila (9B) dari ekskul Paskibra. [Fany]