|
HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR MP |
|
Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan antar sesama, baik secara individu maupun maupun kelompok. Budaya saling memaafkan ini lebih populer dengan istilah 'halal bi halal'
"Istilah halal bi halal diambil dari bahasa Arab, tetapi tidak berdasarkan tata bahasa Arab (ilmu nahwu) sebagai pengganti istilah silaturahmi. Hingga sekarang tradisi ini lebih dikenal di negara-negara rumpun melayu, terutama di Indonesia. Halal bi halal merupakan refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, saling memaafkan, dan saling memberi kasih sayang" demikian disampaikan Ustadz Endang Purwanto, S.Pd.I. pada acara Halal bi Halal Guru dan Karyawan di Aula Masjid Andalusia.
Selain halal bi halal di antara guru dan karyawan, pada 2 Oktober lalu juga dilaksanakan halal bi halal oleh siswa dan guru baik tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, maupun Aliyah. Tingkat Ibtidaiyah melaksanakan kegiatan ini di lapangan futsal, Tsanawiyah di Masjid Andalusia, dan Aliyah melaksanakan di halaman gedung MA.
Prihatin atas terjadinya musibah gempa di Sumatera Barat yang baru saja terjadi, usai acara halal bi halal, secara spontanitas siswa-siswi dan para guru serta karyawan mengumpulkan dana sukarela untuk membantu korban gempa tersebut.[s]
|