Masa remaja adalah masa transisi. Banyak adaptasi atau penyesuaian-penyesuaian yang harus dilakukan, baik secara psikis, fisiologis, maupun biologis. Inilah yang melatarbelakangi guru bimbingan dan konseling (BK) MTs. Pembangunan menyelenggarakan kegiatan Sex Education for Teens.
Kegiatan bertajuk "Tetap Oke di Masa Puber" ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 8. "Sengaja kita pilih kelas 8 karena pada tingkatan ini siswa dianggap sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan teman-teman," jelas Mardiana, S.Pd, selaku ketua pelaksana kegiatan.
Adapun tujuan kegiatan ini, lanjut Mardiana, para siswa diharapkan dapat mengetahui pentingnya menjaga organ vital, memahami perkembangan fisik dan psikis yang dialami, dan menumbuhkan tanggung jawab dalam bersikap dan bertingkah laku.
Acara ini berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 6 dan 8 Mei, dilanjutkan 5 Juni. Pada 6 Mei merupakan tahap penggalian informasi dari para siswa, dilanjutkan dengan tahap konseling pada 8 Mei. Konseling dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil yang dimaksudkan agar materi dapat ditangkap dengan baik oleh para siswa.
Pada 5 Juni dilakukan pertemuan dengan para orang tua siswa. Seperti dipaparkan Mardiana, mereka perlu mengetahui hal ini agar dapat memberikan pendidikan seks yang benar terhadap anak-anak mereka. Ia juga berharap pembinaan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
[dilaporkan oleh Fitriyanti]