 Istirahat sejenak .... Aktivitas rutin pada sekolah-sekolah lanjutan memasuki tahun ajaran baru antara lain adanya Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD). OSIS yang didukung oleh sekolah dalam berbagai bentuk dan cara, melaksanakan kegiatan ini untuk menyambut peserta didik baru dan memperkenalkan sekolah dengan segala aktivitas yang akan dilaluinya ke depan.
Biasanya para peserta didik baru diharuskan mengenakan atribut-atribut yang tidak lazim seperti topi kerucut, ikat rambut dari tali plastik, kaos kaki berbeda kanan dan kiri, dll. Seperti halnya di MA Pembangunan, setiap peserta didik baru diwajibkan mengenakan bagde nama sebesar dada yang terbuat dari kardus.
Ketua MOPD, M. Adhi Rahmaputra mengaku bahwa target dari MOPD tersebut adalah untuk menanamkan kedisplinan adik-adik kelasnya yang baru tapi dikemas dengan kegiatan yang positif dan menyenangkan. Pantauan MP News, Selasa (17/7), para peserta didik baru terlihat asyik mengikuti games dan larut dalam suasana kebersamaan di aula sekolah. Panitia menyuguhkan berbagai kegiatan menarik sehingga para peserta didik tidak bosan. Zakariya, S.Pd.I, selaku pembina mengatakan bahwa selain permainan ada juga kegiatan paparan program akademik oleh Drs.Samingan, tes kesehatan, promosi kegiatan ekstrakurikuler, Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), Robotik yang diisi oleh mahasiswa UI, Psikologi, dll. Tidak terlewatkan kegiatan keagamaan yang diadakan pada pagi hari berupa sholat dhuha, membaca Alquran dan hafalan.
Selain menyambut peserta didik baru dan memperkenalkan lingkungan akademik dan nonakademik sekolah, MOPDB juga merupakan sarana penanaman nilai-nilai kedisiplinan, nilai-nilai sosial, sekaligus nilai-nilai akhlak sehingga para peserta didik baru memiliki akhlakul karimah.
"MOPDB merupakan usaha untuk menanamkan nilai-nilai akhlak," ujar Zakariya, S.Pd.I.[nk]
|