MENU UTAMA
HOME
MUKADIMAH
VISI - MISI
SEJARAH
KURIKULUM
FASILITAS
ORGANISASI
GALLERY
KONTAK
PPDB
IBTIDAIYAH
TENAGA PENDIDIK
PESERTA DIDIK
PENYALURAN LULUSAN
EKSTRAKURIKULER
PRESTASI
TSANAWIYAH
TENAGA PENDIDIK
PESERTA DIDIK
PENYALURAN LULUSAN
EKSTRAKURIKULER
PRESTASI
A L I Y A H
TENAGA PENDIDIK
PESERTA DIDIK
PENYALURAN LULUSAN
EKSTRAKURIKULER
PRESTASI
PENGUMUMAN
Informasi PPDB
Polls
Perlukah sekolah memiliki sertifikat ISO?
  
Login Form
Username

Password

Remember me
Forgotten your password?
No account yet? Create one
HOME arrow HOME

TIDAK CINTA BAHASA INDONESIA?
Image
Wakil Ketum Komite Madrasah Untuk MA

"Kami bangga kepada anak-anak yang telah berbahasa Inggris dengan baik. Tetapi kami juga prihatin melihat nilai ujian nasional Bahasa Indonesia justru rendah" demikian disampaikan Dra. Tati Hartimah, MA dalam sambutan Peringatan Bulan Bahasa MA Pembangunan UIN (25/10) di Aula Andalusia.

Anak-anak muda kini lebih bangga memakai Bahasa Inggris. Para politisi apalagi selebritis lebih sering menggunakan istilah-istilah bahasa asing. Ini justru mengkhawatirkan jika Bahasa Indonesia pelan-pelan ditinggalkan. Sekolah-sekolah yang berlebel RSBI atau SBI bahkan menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan belajar mengajar, lanjut Wakil Ketua Umum Komite Madrasah untuk Tingkat Aliyah.

Image
Direktur Madrasah Pembangunan UIN

Kegiatan Peringatan Bulan Bahasa setidaknya memberikan secercah harapan bahwa masih ada generasi muda yang tetap cinta dan bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. "Kita harus tetap mencintai Bahasa Indonesia tanpa kehilangan semangat untuk mempelajari bahasa asing" demikian Drs. Ahmad Sofyan, M.Pd., Direktur Madrasah Pembangunan UIN dalam kesempatan yang sama.[s]

Copyright 2005 @ Madrasah Pembangunan UIN Jakarta