Program Pembinaan dan Pembiasaan MTs

Habitual curriculum atau kurikulum pembiasaan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai dengan materi pembinaan akhlak dan kepribadian serta pembiasaan ibadah. 

1) Pembinaan akhlak dan kepribadian serta pembiasaan ibadah dilakukan selama empat puluh menit sebelum dimulainya KBM jam pelajaran pertama setiap Senin, Selasa dan Rabu. Cakupan materinya meliputi: 

a) Al-Qur’an – Hadits 

Materi Al-Qur’an - Hadits disusun berdasarkan kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagaimana yang terdapat dalam kurikulum dan sesuai jenjang tingkatannya, dengan penekanan pada: 

  • Kemampuan dan pembiasaan membaca Al-Qur’an dengan tartil. 
  • Hafal Al-Qur’an Juz 29 dan Juz 30 sesuai materi yang telah ditentukan. 

b) Akidah Akhlak 

Materi Akidah Akhlak mengacu kepada kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagaimana yang dikehendaki oleh kurikulum dan sesuai jenjang tingkatannya, dengan penekanan pada: 

  • Kemampuan menunjukkan akhlak yang baik dalam pergaulan antar sesama manusia. 
  • Kemampuan menunjukkan akhlak yang baik terhadap orang tua dan guru. 

c) Fiqih 

Materi Fiqih disusun berdasarkan nilai-nilai dan kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagai-mana terdapat dalam kurikulum sesuai jenjang tingkatannya, dengan pene-kanan pada: 

  • Kemampuan bersuci dan berwudhu. 
  • Kemampuan melaksanakan shalat Dhuha dengan benar dan baik. 
  • Menghayati pentingnya mendirikan shalat. 

d) PPKn 

Materi PPKn disusun dengan mengacu kepada nilai-nilai dan kaidah-kaidah serta tujuan kurikuler sebagaimana terdapat dalam kurikulum sesuai jenjang tingkatannya, dengan penekanan pada: 

  •  Kemampuan menghormati dan menghargai pendapat orang lain sesuai norma bangsa Indonesia. 
  •  Kemampuan untuk berani berbicara dan mengemukakan pendapat dimuka umum. 

2) Tahsin dan Hafalan 

Madrasah Tsanawiyah Pembangunan UIN Jakarta memberikan penekanan sangat serius pada kemampuan membaca Al-Qur’an, karenanya kepada setiap peserta didik diharuskan memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. 

Peserta didik yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik diharuskan mengikuti kegiatan tahsin atau Bina Baca Al-Qur’an (BBQ). Kegiatan ini dilaksanakan usai kegiatan belajar mengajar dibawah koordinasi kelompok guru mata pelajaran/ konsorsium agama. 

Madrasah Tsanawiyah Pembangunan UIN Jakarta memiliki muatan lokal dan tahfid untuk kelas 7 Juz 30 dan kelas 8 Juz 29, dan ada program kegiatan pembiasaan atau Habitual Curriculum (HC) yang di dalamnya antara lain memuat kegiatan hafalan. Kegiatan hafalan setara 1 jam pelajaran dilaksanakan dalam bentuk tugas (non tatap muka). Sedangkan setoran hafalan dilaksanakan sebanyak 1 kali tatap muka setiap hari rabu, serta dinilai oleh wali kelas atau guru pendamping HC dan sesama peserta didik di buku MPHC (Monitor Penilaian Habitual Curriculum). Adapun materi hafalan yang harus disetorkan tersebut, antara lain : 

a. Kelas VII 

  1. Bacaan Shalat Wajib dan Artinya 
  2. Doa setelah shalat wajib 
  3. Doa setelah shalat dhuha 
  4. Asmaul Husna 
  5. Ayat-ayat al-Qur’an pilihan, yakni QS. Al-Baqarah : ayat (1-5), (163), (255), dan (284-286) 

b. Kelas VIII 

  1. Pengulangan materi kelas VII (bacaan shalat dan artinya) 
  2. Doa-doa harian 
  3. Doa sujud syukur, sujud tilawah, sujud sahwi, shalat tahajud, shalat istikharah, dan shalat janazah. 
  4. Kata-kata mutiara Islami 

c. Kelas IX 

  1. Pengulangan materi kelas VII (bacaan shalat dan artinya) 
  2. Asmaul Husna dan Artinya

© 2015 Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. All rights reserved.